Nama Bumbu Dapur dan Manfaatnya

Nama Bumbu Dapur dan Manfaatnya ManfaatUtama.com Selain digunakan sebagai bahan pelezat makanan, beberapa jenis nama-nama bumbu dapur, seperti lada, kayu manis, bawang putih, kencur, sering digunakan sebagai bahan campuran kosmetik dan obat-obatan.

Beberapa zat kimia alamiah, seperti minyak asiri yang ada bahan kayu manis, sudah lama dimanfaatkan sebagai antiseptik. Baik dalam keadaan bumbu kering maupun bumbu basah yang wajib ada seperti rempah sesuai fungsinya.

Ini disebabkan minyak asiri secara umum memiliki daya bunuh terhadap mikroorganisme.

Dari berbagai hasil penelitian diketahui bahwa minyak kayu manis bisa membunuh basil tipus hanya dalam waktu 12 menit.

Sementara itu, minyak cengkih dapat membunuh hasil tipus dalam waktu 25 menit.

Berikut ini kita akan mengupas macam-macam bumbu dapur dan fungsinya yang dapat kita rasakan saat memberikan rasa pada masakan kita.

Nama bumbu dapur dan manfaatnya

Nama Bumbu Dapur dan Manfaatnya

Selain itu bahan baku pengobatan, berbagai jenis bumbu dapur juga dipakai sebagai pewangi dan kosmetik.

Di beberapa Negara Eropa, macam-macam bumbu dapur tertentu juga digunakan sebagai campuran untuk minuman keras, soft drink, agar-agar, kue, kembang gula, dan sup.

Banyak bumbu dapur yang mempunyai manfaat sebagai obat, diantaranya bawang putih, bawang merah, dan seledri. Selain itu nama bumbu dapur dan manfaatnya akan memberikan kita kesehatan yang tak terduga.

Sebagai bahan pengobatan, bawang putih sangat penting untuk mencegah arterosklerosis dan gangguan pada jantung. Berikut juga terdapat kumpulan bumbu dapur dan fungsinya yang harus kaum hawa ketahui.

Beberapa studi menemukan bahwa bawang putih dapat menurunkan tingkat serum kolestrol total dan meningkatkan serum HDL (kolestrol baik).

Bawang putih mengandung zodium yang tinggi dan jika digabung dengan seledri dapat menurunkan tekanan darah, mengatasi cacingan, dan gondok.

Di beberapa negara Eropa dan negara kawasan Asia, manfaat bawang putih digunakan untuk penyakit TBC, asma, dan demam. Berikut kita akan sajikan nama bumbu dapur dalam bahasa inggris yang mudah untuk diingat dan umum serta wajib ada dalam dapur.

Nama-Nama Bumbu Dapur dan Manfaatnya

1. Adas (Foeniculum vulgare Mill)

Nama bumbu dapur dan manfaatnya yang pertama adalah biji adas yang merupakan bagian yang paling banyak digunakan sebagai bumbu masakan, yakni manfaat sebagai pengharum, penydap, dan pengawet makanan.

Selain untuk bumbu masakan, biji tanaman ini sudah sejak turun temurun digunakan sebagai bahan ramuan obat tradisional.

Dari beberapa literatur disebutkan bahwa herbal ini berkhasiat sebagai obat kuat (aprodisiak), mengatasi mules, sariawan, dan sebagai obat batuk.

Sebagian masyarakat menggunakan akar herbal ini sebagai obat pencahar.

Selain proses destilasi menjadi minyak adas yang saat ini dimanfaatkan sebagai obta tradisioanal, biji adas telah diproses dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku minuman keras, kue, dan parfum.

Dengan kandungan 50-60% anethol, minyak adas dapat dipakai sebagai bahan substitusi minyak manis, yakni senyawa-senyawa sintesis dari kelompok anis-aldehid yang mengandung 80-90% anethol.

2. Asam Jawa (Tamarindus indica L)

Nama bumbu dapur dan manfaatnya berikutnya adalah asam jawa. Dari beberapa penelitian, diketahui bahwa buah asm memiliki sifat manis, asam, dan sejuk.

Kandungan kimia alamiah yang terdapat dalam buah asam diantaranya gula invert, tartaric acid, citrid acid, dan leuchine.

Daun asam mengandung sitexin, isovitexin, dan orientin. Sementara itu, kulit kayunya mengandung tanin.

Secara turun temurun, asam diyakini dapat mengobati penyakit radang payudara, bisul, borok, luka, sariawan, demam, rematik atau bengkak terpukul, susah tidur, dan batuk.

3. Bawang Putih (Allium satium)

Nama bumbu dapur dan manfaatnya dalam beberapa literatur dinyatakan bahwa umbi bawang putih memiliki beberapa khasiat sebagai berikut:

  1. Menurunkan tekanan darah tinggi
  2. Sebagai obat diare, batuk, sakit gigi, disentri, dipteri.
  3. Menurunkan kolestrol
  4. Menurunkan kadar gula darah
  5. Menambah sistem kekebalan tubuh
  6. Mencegah kanker
  7. Antimikroba
  8. Mengobati gangguan pencernaan dan wasir.

Bagi penderita gangguan jantung, bawang putih dapat bermanfaat sebagai antikoagulan yang mempunyai kekuatan untuk memicu sistem fibrinolitik

Yaitu sistem pelarutan gumpalan darah, sehingga terjadi keseimbangan antara penggumpalan dan pelarutan darah.

Komponen sulfur bawang putih juga mengandung substansi allicin (diallylsulfide) dan allyl proopyldsulfide yang bermanfaat sebagai antibiotok dan antiseptik.

Komponen yang menyembuhkan pada bawang putih ternyata tidak ditemukan ketika umbi tanaman ini sudah dimasak.

Karena itu, untuk menyembuhkan dianjurkan mengonsumsi bawang putih dalam bentuk mentah, segar (tidak layu), berwarna putih, dan tidak ada tanda-tanda mulai tumbuhnya tunas.

Dalam kondisi sakit dianjurkan untuk mengkonsumsi bawang putih sebanyak 3 siung per hari.

Sementara itu, untuk pemeliharaan kesehatan dianjurkan mengkonsumsi bawang putih 3 siung perminggu.

4. Bawang Merah dan Bawang Bombay (Onion dan Allium cepa)

Seperti halnya bawang putih, bawang merah juga bisa menurunkan kadar lemak rendah, mencegah penggumpalan darah, dan menurunkan tekanan darah.

Dalam menyembuhkan asma, bawang merah berperan menghentikan suatu komponen yang menyebabkan otot bronkial mengalami kejang, sehingga otot bronkial akan kembali rileks.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuntikan ekstra bawang merah yang dilakukan pada tikus, ternyata dapat menghancurkan dan menghentikan pertumbuhan sel tumor.

Ekstrak bawang merah mempunyai daya nontoksik yang luar biasa, yakni 40 kali lebih besar daripada dosis yang diperlukan untuk membunuh sel tumor.

Sementara itu, pada bawang bombay terdapat bahan-bahan hipoglicemik yang dapat menurunkan kadar gula darah.

Di Mesir, para ahli farmasi telah berhasil mengisolasi komponen bawang berupa diphenylamine yang ternyata lebih manjur dibandingkan dengan solbutamide atau orinase untuk antidiabetes.

5. Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L)

Nama bumbu dapur dan manfaatnya yaitu belimbing wuluh memiliki kandungan kimia alamiah seperti tanin, saponin, glukosa, kalsium oksalat, sulfur asam format, dan peroksida.

Selain digunakan sebagai bumbu masakan, belimbing wuluh juga digunakan sebagai bahan ramuan obat tradisional.

Secara turun-temurun, buah belimbing wuluh telah dimanfaatkan sebagai obat untuk menyembuhkan sariawan, darah tinggi, gondongan, pegal linu, batuk pada anak, batuk rejam, sakit gigi karena berlubang, dan jerawat.

6. Cabai (Capsium annumm)

Beberapa penelitian pernah dilakukan terhadap binatang menunjukkan bahwa capsaicin dapat melindungi sel trachea dan bronchus dari serangan yang disebabkna asap rokok.

Dengan demikian nama bumbu dapur dan manfaatnya, cabai sangat baik bagi penderita asam dan hipertensif udara.

Selain itu, capsaicin dapat membedakan pengiriman rasa sakit oleh neurotranmiter pada sistem saraf pusat.

Dalam hal ini capsaichin berfungsi memperpendek rasa sakit.

Pnelitian tersebut juga mengemukakan bahwa cabai dapat membersihkan rongga hidung yang diperkuat oleh senyawa aficionados.

Selain itu, cabai dapat bereaksi sebagai dekongestan dalam kasus udara dingin.

7. Cabai Jawa (Piper retrofractum Vahl)

Selain bermanfaat menambah kelezatan masakan, tanaman ini digunakan sebagai bahan ramuan obat tradisional dan campuran bahan minuman.

Rasa pedas yang dikeluarkan dari buah cabe jawa berasal dari senyawa piperin dengan kandungan sekitar 4,6% piperin.

Senyawa piperin terdapat pada semua famili tumbuhan piperacea. Bagian tanaman yang biasa digunakan sebagai bahan ramuan obat tradisioanl adalah buahnya.

Dari berbagai literatur disebutkan bahwa herbal ini dapat digunakan untuk mengobati penyakit influenza, rematik, beri-beri, lemah sahwat, bronkitis, sakit kepala, dan sesak nafas.

8. Cengkeh (Eugenia aromatica O.K.)

Di mancanegara nama bumbu dapur dan manfaatnya, cengkih termasuk primadona keran selain digunakan sebagai bahan pelezat makanan, juga digunakan untuk bahan kosmetik, parfum, minuman, dan obat-obatan.

Cengkih kaya akan kandungan kimia alamiahnya seperti minyak asiri, saponin, flavonoida, dan tanin.

Dalam pengobatan tradisional, tanaman ini telah dipakai secara turun-temurun untuk mengobati berbagai penyakit,

Seperti campak, kolera, batuk, pelega perut, sakit gigi akibat berlubang, ayan atau epilepsi, dan beri-beri.

Di samping itu, juga digunakan untuk menambah denyut jantung dan sebagai bahan untuk menghitamkan alis mata.

9. Jahe (Zingebir offcinale Roxb)

Sejah dulu nama bumbu dapur dan manfaatnya seperti jahe, sudah dimanfaatkan sebagai bumbu masakan dan sebagai bahan baku obat tradisional.

Rimpang tanaman jahe banyak mengandung senyawa kimia alamiah dan memiliki rasa pedas.

Nama bumbu dapur dan manfaatnya terdapat pada senyawa yang menyebabkan rasa pedas diantaranya gingerol, zingerol, dan shogaol.

Dari beberapa literature disebutkan bahwa rimpang jahe sejak dulu telah digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati penyakit kulit,

  • Kolera
  • Perut kembung
  • Obat batuk
  • Gatal-gatal
  • Dan sebagai obat kuat (aprodisiak)

10. Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia)

Nama bumbu dapur dan manfaatnya jeruk nipis ini merupakan salah satu buah-buahan yang dipakai sebagai pelezat masakan.

Di samping itu, jeruk nipis juga dipakai oleh sebagian pengobat untuk bahan ramuan dalam pengobatan. Bahan tanaman yang digunakan sebagai obat adalah buah, kulit buah, dan akarnya.

Biasanya buah berwarna hijau ketika masih muda dan berubah menjadi kuning ketika sudah tua. Buah berbentuk bulat telur, ujungnya sedikit menguncup dan rasa asam segar.

Kandungan kimia buah jeruk nipis alamiah antara lain, limonene, linalin asetat, geranil asetat, asam sitrat, vitamin C, kalsium, fosfor, vitamin B1, zat besi, dan sitrat.

Secara turun-temurun, jeruk nipis diyaini dapat menyembuhkan beberapa penyakit yang sering menyerang masyarakat seperti:

  • Demam
  • Batutk kronis
  • Flu ringan
  • Penyakit kurang darah
  • Menghentikan kebiasaan merokok
  • Menghilangkan bau badan
  • Bisa menghentikan rasa leleh, lsu,
  • Serta dapat melancarkan kencing.

Untuk lengkapnya baca: Manfaat Jeruk Nipis untuk Kesehatan

Air perasan jeruk nipis dapat digunakan sebagai pelangsing, peluruh dahak, penurun panas (antipiretik), demam, dan buang air besar.

Sementara itu, akar jeruk nipis bisa digunakan untuk mengobati penyakit wasir.

11. Kencur (kaempferia galangal L)

Nama bumbu dapur dan manfaatnya seperti kencur ini terdapat pada minyak asirinya. Minyak asiri sangat bermanfaat terutama untuk bahan ramuan obat-obatan dan kosmetik.

Ramuan obat tradisional sudah banyak diproduksi oleh pabrik-pabrik jamu atau dibuat dalam skala rumah tangga.

Rimpang kencur juga dapat dijadikan obat tanpa harus diramu dengan tumbuhan an atau bahan lainnya.

Khasiat rimpang kencur antara lain untuk menyembuhkan batuk dan keluarnya dahak (ekspektoran), peluruh dan memperbanyak keluarnya air kencing (diuretic).

Di samping itu, untuk mengeluarkan angina dalam perut (peluruh kentut), perut kembung, dan sebagai perangsang (stimulant).

Contoh pengobatan dengan air perasan rimpang kencur yang digunakan secara langsung dan sederhana diantaranya:

Penetasan pada luka berdarah yang dapat menggumpalkan darah, sehingga pendarahan berhenti.

Untuk mengobati luka berananah borok dan kudis, air perasan rimpang kencur digunakan untuk mencuci luka tersebut.

Untuk mencegah bau mulut di mulut, air perasan itu dapat digunakan dengan cara dikumur-kumur.

12. Kayu Manis

Nama bumbu dapur dan manfaatnya seperti kayu manis terdapat pada minyaknya, yang banyak dimanfaatkan untuk mengobati sakit maag, dan kolera.

Di samping itu, kayu manis mempunyai sifat pedas manis, dan sedikit beracun. Tanaman ini masuk meridian ginjal, limpa, jantung, dan hati.

Meridian adalah pengobatan tradisional seperti akupuntur, akupresur, refleksi, dan bisa juga diartikan dengan chi, rei, dan prana, jaringan imajiner pada tubuh dan organ manusia.

Selain beberapa khasiat bumbu dapur yang telah disebutkan, tanaman ini juga bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah, menghilangkan sakit (analgesik), penambah nafsu makan, dan peluruh kentut.

Perlu diperhatikan, tanaman ini bisa menimbulkan efek saming negatif jika dikonsumsi terlalu banyak (lebih dari 30 g bubuk perhari).

Efek yang ditimbulkan dari overdosis adalah timbulnya gejala keracunan berupa sakit kepala, penglihatan kabur, tekanan bola mata meninggi, batuk, saat kencing terasa sakit, terasa haus, dan detak nadi sangat cepat.

13. Ketumbar (Coriandrum sativum)

Kandungan kimia alamiah dari nama bumbu dapur dan manfaatnya ketumbar adalah minyak asiri yang diliputi koriandrol, borneol, geraniol, dan lemak.

Selain digunakan sebagai bahan penyedap masakan, ketumbur merupakan bumbu dapur yang juga dapat dapakai sebagai bahan ramuan untuk mengobati beberapa penyakit, diantaranya:

  • Gangguan pencernaan
  • Mual
  • Pelega perut
  • Sakit kepala
  • Dan sariawan

14. Kunyit (Curcuma domestica)

Nama bumbu dapur dan manfaatnya terutama bumbu dapur kencur sejauh ini yang diketahui, rimpang kunyit mengandung minyak asiri 3-5% yang terdiri dari turmeron, simen, dan artumeron.

Kandungan yang lainnya adalah kurkumin, pati, dan damar.

Dari berbagai penelitian diketahui manfaat kunyit adalah dapat menghilangkan penyumbat dengan cara melancarkan aliran darah dan energi vital.

Kunyit juga berkhasiat antiradang, antibakteri, antioksidan, peluruh kentut, peluruh haid, dan bisa melancarkan keluarnya empedu ke usus.

Kandungan fitohormonnya dapat menormalkan siklus haid yang tidak teratur.

15. Kecombrang (hicolaia spesiosa)

Nama bumbu dapur dan manfaatnya yang ini di beberpa daerah di Indonesia, secara turun-temurun digunakan sebagai bumbu masak dan sebagai obat tradisional.

Tanaman ini kaya dengan kandungan kimia alamiah, diantaranya minyak asiri yang sedap dan umbi yang mengandung zat pewarna.

Berdasarkan berbagai literatur dan pengalaman dalam pengobatan tradisional, bumbu dapur ini diyakini dapat meghilangkan bau badan dan nafas kurang sedap.

16. Kapulaga (Amomum cardamomum Willd)

Nama bumbu dapur dan manfaatnya yang satu ini juga terdapat minyak asiri.

Bagian tanaman kapulaga sebagai bumbu dapur yang biasa dipakai untuk bahan baku obat tradisional adalah buahnya.

Di samping bermanfaat sebagai obat tradisional, buah tanaman ini juga dipakai untuk bahan campuran industri parfum dan industri makanan.

Beberapa peneliti menyatakan bahwa herbal ini bermanfaat menyembuhkan penyakit kejang perut, rematik, demam, batuk, sesak nafas, menambah nafsu makan, menghilangkan bau badan.

Selain biji, air rebusan daun dan batang kapulaga dapat mengurangi penimbunan gas di dalam usus, menymbuhkan kolik, dan mengatasi lemah badan.

17. Lengkuas (Alpinia galanga L)

Nama bumbu dapur dan manfaatnya terutama rimpang lengkuas banyak mengandung minyak asiri yang terdiri dari kamfen, sineol, metil sinemat, galangal, dan alpinen.

Dari beberapa hasil penelitian, diketahui bahwa ekstrak lengkuas dapat merangsang kelenjar bronkial dan menghambat pertumbuhan mikroba penyebab penyakit tuberkolusis (TBC).

Di samping itu, air rebusan rimpang lengkuas dapat dipakai untuk menghambat pertumbuhan dan mematikan jamur (fungisid).

Dalam pengobatan tradisional, rimpang lengkuas biasa digunakan untuk mengobati penyakit kulit, seperti panu dan kurap.

Rimpang herbal ini juga dapat dimanfaatkan untuk menghangatkan tubuh, menambah nafsu makan, mempermudah pengeluaran gas perut, obat batuk, merangsang otot, dan dapat meningkatkan garah seksual.

18. Lada (Piper nigrum L)

Nama bumbu dapur dan manfaatnya seperti lada ini banyak tumbuh subur di Indonesia.

Di Indonesia, selain dipakai bumbu dapur lada dipakai untuk obat tradisioanal, khususnya dalam ramuan bumbu jawa.

Bagi masyarakat di Kutub Utara dan Kutub Selatan, lada diolah menjadi minuman kesehatan.

Dari minuman yang berasal dari bahan lada, tubuh tidak merasa dingin meskipun suhu udara di sekitarnya mencapai 0 derajat C, atau bahkan lebih rendah lagi.

Produk lada hitam sebagai bumbu dapur umumnya dimanfaatkan untuk bahan baku minyak wangi.

Caranya, lada dikukus dan uapnya disalurkan ke tabung pendingin melalui pipa kaca. Dari pendinginan uap lada ini diperoleh minyak lada.

Minyak lada mempunyai aroma yang sedap, khas, dan sangat disukai oleh sebagian orang yang ingin berpenampilan ekslusif.

19. Pala (Myristica fragrans houtt)

Nama bumbu dapur dan manfaatnya sangat banyak sekali yang merupakan obat tradisional.

Pala dapat digunakan untuk mengatasi kelebihan gas di dalam usus, obat pencahar, diare, dan dapat membuat rasa mengantuk.

20. Daun Salam (Eugenia polyantha)

Nama bumbu dapur dan manfaatnya untuk bahan pengobatan tanaman ini cukup mudah. Seperti halnya tanaman lainnya, salam merupakan tumbuhan yang diambil daunnya, kulit batang, dan akar.

Dari beberapa penelitian disebutkan bahwa bumbu dapur tanaman ini kaya akan kandungan kimia seperti minyak asiri yang mengandung sitral, tanin, eugenol, dan flavonoid.

Dalam farmakologi china dan pengobatan tradisional disebutkan bahwa salam mempunyai sifat wangi, rasa kelat, astrigen, dan peredaran getah bening.

Berdasarkan beberapa fakta dan berbagai pengalaman dari pengobatan tradisional, daun salam dapat dipakai untuk hipertensi, diabetes, diare, maag, gatal-gatal, kudis.

21. Seledri (Apium graveolens)

Nama bumbu dapur dan manfaatnya yang satu ini tidak asing lagi. Seledri paling baik dimakan mentah dalam bentuk salad sayuran. Manfaatnya adalah sebagai penyeimbang protein yang berasal dari ayam, ikan tuna, atau udang.

Daun seledri mentah dapat digunakan untuk menjaga kesehatan saraf dan untuk pengobatan penyakit gangguan saraf.

Herbal ini juga mengandung senyawa sedatif yang dinamakan phthalide yang bermanfaat mengurangi ketegangan (tonus) sel-sel otot dan sel-sel saraf sehingga tubuh menjadi lebih rileks.

Jus apel dan jus seledri bermanfaat untuk menetralkan asam tubuh. Kombinasi jus seledri, parsley, dan asparagus sangat baik untuk penyakit ginjal.

Efek negatif yang timbul saat mengonsumsi seledri karena kandungan seratnya sangat tinggi adalah terjadi iritasi pada lambung yang sensitif.

Dengan demikian, jika terjadi iritasi sebaiknya tidak diminum mentah dan jika iritasi tetap berlangsung sebaiknya berhenti mengonsumsi.

Manfaat seledri untuk kesehatan lainnya sebagai pembersih darah, memperbaiki fungsi hormon yang terganggu, dan mengeluarkan kelebihan asam urat.

22. Serai (Cymbopogon nardus)

Nama bumbu dapur dan manfaatnya yang terakhir ini sering kita gunakan sebagai penyedap masakan. Kandungan kimia alamiah yang ada pada herbal ini adalah minyak asiri yang meliputi geraniol, citronnelal, dan limonen.

Secara turu-temurun, serai digunakan sebagai salah satu bahan ramuan tradisional.

Beberapa penyakit yang dapat disembuhkan dengan serai di antaranya batuk, nyeri dan pegel linu, sakit kepala, nyeri lambung, dan diare.

macam macam bumbu dapur dan fungsinya

macam bumbu rempah dan fungsinya

#macam macam bumbu dapur dan fungsinya

#macam macam bumbu dapur basah
#bumbu dapur kering

Demikian sedikit ulasan kita dari daftar nama bumbu dapur dan manfaatnya yang sangat banyak sekali utnuk bisa kita konsumsi sehari-hari. Semoga bermanfaat macam bumbu rempah dan fungsinya ini, begitu juga dengan bumbu dapur yang wajib ada.

Jika Suka
Silahkan Like

Follow di Twitter

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *